Cara Merawat Anggrek dengan Tepat, Perhatikan Ini!

Cara Merawat Anggrek dengan Tepat, Perhatikan Ini!

Cara merawat anggrek sebenarnya mudah. Pemilik nama ilmiah Orchidaceae ini terkenal dengan keindahan bunganya.

Anggrek memiliki kelopak besar, memekarkan bunga dalam waktu lama dan berwarna apik. Ada sekitar 5.000 spesies anggrek yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jika ingin memiliki anggrek, anda perlu mengetahui cara merawat tanaman hias ini agar tumbuh subur. Berikut kami jelaskan selengkapnya untuk anda.

1. Pilih lingkungan yang bagus

Satu hal yang harus diperhatikan ketika meletakkan anggrek adalah lingkungan. Termasuk juga pencahayaan yang akan didapatkan oleh anggrek nantinya.

Anggrek pada dasarnya menyukai cahaya. Hanya, cahaya yang didapat harus tidak langsung. Karena itu, hindari menempatkan anggrek di kusen jendela, tetapi letakkan di ruangan yang cukup terang.

2. Perhatikan suhu dan kelembapan ruangan

Suhu terbaik untuk tempat hidup anggrek adalah antara 18-27°C. Ini karena mereka sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu, jadi yang terbaik adalah menjauhkan anggrek dari panas langsung dan aliran udara.

Baca Juga :  Menanam Bunga dengan Cara Hidroponik

Nah, perihal tingkat kelembapan, anda perlu menjaga kelembapan tempat anggrek sekitar 50 persen.

Jika ada daun yang menguning atau rontok, letakkan nampan atau wadah dengan kerikil di bawah pot berisi air.

Kemudian, pastikan akar tidak terkena air untuk mencegah busuk akar.

3. Pilih media yang tepat

Media atau pot yang digunakan untuk anggrek harus memiliki lubang drainase di bagian bawahnya agar kelebihan air dapat sepenuhnya mengalir.

Anda perlu mengganti pot yang lebih besar satu atau dua tahun sekali. Tujuannya agar anggrek dapat bergerak lebih leluasa dan memberikan nutrisi terbaik.

4. Ketahui waktu yang tepat untuk menyirami anggrek

Anda juga perlu memerhatikan cara menyiram anggrek agar bisa terus berkembang biak. Frekuensi penyiraman anggrek tergantung pada iklim, tingkat kelembaban dan pot yang anda gunakan.

Penyiraman anggrek sebaiknya menggunakan air keran dengan suhu ruangan, seminggu sekali. Ini karena lumut di sekitar akar anggrek tidak boleh mengering sepenuhnya.

Siram air langsung pada akar anggrek untuk menghindari penyiraman ke daunnya. Selain itu, pastikan drainase tertata dengan baik untuk mencegah air menggenang di dalam pot.

Baca Juga :  Trik Agar Tanaman Alocasia Tumbuh Subur & Sehat

Jika anda ingin memastikan anggrek tetap lembap, Anda bisa menusuk dengan lembut ke akarnya.

5. Pangkas bunga yang layu

Seperti halnya tanaman bunga lainnya, anda perlu memangkas tangkai anggrek yang sudah mulai layu. Tujuannya agar anggrek bisa tumbuh kembali setelah bunga mekar.

Jika ada bunga yang layu harus segera dicabut dengan cara memotong batang di bawah tempat bunga terakhir tumbuh.

Namun, anda perlu berhati-hati untuk menjaga benjolan kecil di bagian bawah. Simpul ini justru akan memberikan pertumbuhan baru bagi anggrek.

Nah, itulah beberapa cara yang perlu anda lakukan untuk merawat bunga anggrek agar bisa tumbuh dengan indah. Diterapkan ya!